Penanaman 1001 bibit tanaman

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Minggu, 12 Februari 2017, diadakannya penanaman 1001 bibit tanaman di desa Promasan gunung Ungaran. Acara ini diadakan ketiga kalinya dengan panitia gabungan dari beberapa Mapala dan Relawan. Penanaman ini dilakukan untuk tetap melestarikan lingkungan Promasan.  Kami sendiri dari WAPALHI, mengikuti acara ini dengan lima personil dan sudah termasuk dengan alumni WAPALHI.

IMG-20170218-WA0018IMG-20170218-WA0009

Acara ini sebetulnya sudah dari sabtu malam, tetapi hanya sarasehan peserta dan panitia. Kami sendiri sampai desa Promasan via Medini pukul 03.30 WIB. Walaupun dengan suasana berkabut dan jarak pandang kira – kira hanya 10 meter dan sempat rantai motor lepas, kami tetap enjoy dalam berpartisipasi acara ini. Sesampai di Promasanpun dome atau tenda sudah banyak sekali, sehingga kami memutuskan untuk tidur di gubuk sederhana Biyung. Disana kami bertemu dengan anak – anak Mapala GALLUS. Kami duduk mengelilingi tungku Biyung kami mengobrol sambil “ngopi”. Tak terasa pukul 05.00, kami memutuskan istirahat sebelum acara inti dimulai.IMG-20170218-WA0004

Penanaman dilakukan pukul 08.00 WIB, cukup molor dari jadwalnya pukul 07.30, karena susana yang dingin dan masih berkabut tebal membuat peserta mager alias males gerak. Setelah cuci muka, kami ke lapangan untuk mendengarkan instruksi dari panitia. Penanaman ini dibagi 3 jalur yaitu jalur hijau, kuning, dan merah yang masing – masing adalah level medan dimana merah adalah jalur ekstrim dan hijau adalah jalur untuk pendaki pemula. Bibit yang akan ditanamipun ada 5 macam. Setiap peserta dapat membawa lebih dari satu bibit, dan saat menuju tempat penanaman setiap jalur dipimpin oleh leadernya masing – masing.

Gerimis kecil dan kabut semakin tebal, tidak menyurutkan kami untuk melancarkan acara ini. penanaman selesai pada pukul 11.00 WIB, lalu dilanjutkan hiburan dan doorprise. Acara selesai sekitar pukur 14.00 WIB. Karena kabut tebal serta hujan angin kami dan beberapa peserta memutuskan untuk menunda perjalanan pulang. Untuk menghangatkan diri kami membuat kopi dan mengobrol santai.

Kami perjalanan pulang pukul 16.00 WIB, meski pulang dengan hujan – hujanan, kami sampai di Posko Damai Wapalhi dengan selamat.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

One Response to Penanaman 1001 bibit tanaman

  1. kusumabangsa says:

    komunitas Solo itu apa ya ?? keren banget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *