previous arrow
next arrow
Slider

Mengunjungi Istana Dewi Rengganis

UKM WAPALHI Politeknik Negeri Semarang mengadakan Paket Pengembaraan untuk Anggota Muda (AM) di Gunung Argopuro Jawa Timur. Gunung Argopuro adalah Gunung yang berada di Probolinggo Jawa Timur yang memiliki ketinggian 3088 mdpl dan merupakan trek terpanjang se Jawa. Kegiatan pengembaraan diikuti oleh 4 AM yaitu Tombeng, Badak, Serok, dan Centil. Kegiatan dimulai dari 07 s/d 14 Februari 2018,  kegiatan diadakan sebagai bentuk lanjutan Pendidikan Dasar XXXI setelah sebelumnya sudah melakukan Gladi Lapang yang diadakan di Gunung Ungaran bulan desember tahun lalu.

Selasa (09/02/2018) Peserta datang sekitar pukul 12.00 WIB ada juga yang datang pukul 16.00 WIB,  Sore itu kegiatan diawali dengan packing perbekalan dan perlengkapan yang akan dibawa untuk menaklukan Gunung Argopuro. Sembari packing peserta lain juga mencetak proposal yang belum jadi dan membeli perbekalan yang masih kurang ,pada saat kegiatan packing peserta dibantu oleh AM yang berhalangan ikut karena suatu halangan, kegiatan berlangsung sampai sekitar pukul 01.00 WIB setalah itu peserta istirahat.

Rabu (08/02/2018) peserta bangun pukul 05.00 WIB. Setelah sholat dan mandi peserta langsung bersiap-siap untuk melaksanakan upacara pemberangkatan,  upacara dimulai 07.15 WIB sampai jam 07.30 WIB kemudian peserta sarapan lalu bersap-siap menuju Stasiun Poncol dengan mengunakan transportasi BRT ,  setelah sampai di Stasiun Poncol peserta menunggu kereta kurang lebih 1 jam,  setelah kereta datang pada pukul 11.40 WIB,  peserta masuk kereta, kemudian pukul 16.20 kereta berhenti di Stasiun Surabaya Pasarturi dan sebelum melanjutkan perjalanan, peserta melakukan sholat dan kemudian makan terlebih dahulu, setelah itu peserta memesan GoCar untuk sampai Terminal Bungurasih, kemudian peserta naik bus, dan sampai di Terminal Bayuangga sekitar pukul 00.00 WIB,  kemudian peserta naik kendaraan dari BKSDA kemudian sampai disana sekitar pukul 00.30 WIB,  setelah itu peserta istirahat sebelum memulai pendakian esok pagi.

Kamis (08/02/2018) peserta bangun pukul 05.30 WIB kemudian siap siap melakukan pendakian, sebelum itu  peserta mengurus perizinan di Badan Konferensi Sumber Daya Alam (BKSDA), setelah itu peserta melakukan sarapan, setelah sarapan peserta packing sebelum berangkat sekitar pukul 09.45 WIB, sebelum berangkat peserta melakukan pemanasan terlebih dahulu, setelah itu peserta mulai perjalanan sekitar pukul 10.00 WIB, awal perjalanan cuaca cerah, tapi kemudian cuaca menjadi mendung dan kemudian hujan setelah beberapa lama, akhirnya peserta berjalan menggunakan ponco agar carrier tidak basah  karena tidak ada pelindung, setelah pukul 12.00 WIB peserta istirahat, sholat dan makan,  kemudian melanjutkan perjalanan, jalur ini cukup sulit karena pendaki harus melewati jalur yang juga dilewati oleh ojek pendakian menuju Cikasur  dan peserta kadang berjalan sambil mengangkang, setelah cukup lama perjalanan dan hari sudah petang akhirnya sampai pada mata air 1, akhirnya peserta langsung membuat tenda agar busa cepat beristirahat,  setelah itu peserta melakukan sholat dan ada juga  yang memasak, setelah makanan jadi, semua peserta makan bersama, dan setelah makan peserta bercengrama sambil menikmati hawa dingin, dan kemudian istirahat sekitar pukul 22.00 WIB.

Jum’at (09/02/2018) Mata air 1 yang menjadi camp 1 pengembaraan, peserta bangun pukul 05.30 WIB,  ada yang bertugas mengambil air ada pula yang menjemur pakaian kemarin karena kehujanan, setelah itu peserta masak pagi bersama-sama, kemudian setelah selesai sarapan bersama, setelah usai sarapan peserta packing untuk melanjutkan perjalanan, setelah selesai packing peserta melakukan pemanasan.sekitar pukul 10.00 WIB peserta memulai perjalanan menuju tempat camp 2,  seperti jalur sebelumnya, jalur menuju camp 2 masih didominasi jalur ojek yang berlubang di tengah, setelah pukul 12.00 WIB akhirnya peserta istirahat di mata air 2, disana juga banyak pendaki lain, peserta makan siang dan mengambil beberapa gambar kegiatan dan pemandangan sekitar. Setelah dirasa cukup, peserta melanjutkan perjalanan, di sepanjang jalur, perjalanan dihiasi dengan rintikan hujan yang membuat perjalanan lebih berat dan jalan licin, dan peserta harus menggunakan ponco selama pergerakan, setelah perjalanan sekitar 3 jam, peserta menemui sebuah sabana, awalnya sabana pertama yang ditemui peserta adalah cikasur, tapi ternyata setelah lama perjalanan ada banyak sekali sabana sabana lainnya,  dan pada akhirnya setelah pukul 15.30 WIB peserta sampai di Cikasur, pada saat peserta ingin mendirikan tenda, hujan semakin deras, dan peserta mendirikan tenda setelah hujan reda,  setelah tenda jadi peserta masuk, sekitar pukul 18.30 WIB peserta sholat, setelah itu masak dan makan malam, setelah itu melakukan evaluasi dan briefing untuk kegiatan besok pagi, setelah itu peserta istirahat.

Sabtu (10/02/2018) Peserta bangun sekitar pukul 05.30 WIB, peserta langsung sholat dan ada yang mengambil air, setelah itu melakukan dokumentasi di sekitar camp,  setelah itu membuat jemuran dan menjemur pakaian yang kemarin kehujanan, setelah itu peserta masak kemudian sarapan,  setelah sarapan peserta melakukan packing, kemudian melakukan pergerakan menuju camp berikutnya,  setelah dari cikasur jalan tidak seperti jalur yang kemarin lagi, dalam pergerakan kita juga sering melakukan dokumentasi, setelah pukul 03.00 WIB kita sampai di Rawa Embik,  kita berniat akan mengadakan camp disana, tetapi karena suatu kendala kita tidak jadi camp disana, jadi peserta mengambil air dan melanjutkan perjalanan ke camp 4 yaitu Sabana Lonceng, setelah itu peserta mendirikan tenda, setelah itu peserta sholat lalu masak dan makan malam, hari sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB, lalu peserta istirahat.

Minggu (11/02/2018) Peserta bangun pukul 04.00 WIB, lalu masak dan ada juga yang sholat,  setelah itu melakukan dokumentasi dan melakukan navigasi darat, setelah itu peserta packing lalu melakukan pemanasan dan setelah itu naik menuju puncak rengganis, dan kemudian turun ke sabana lonceng karena mengambil carrier yang belum dibawa, setelah itu melanjutkan perjalanan ke puncak Argopuro, sesampainya disana peserta melakukan upacara, setelah itu peserta melakukan dokumentasi, kemudian melanjutkan perjalanan ke puncak Arca/Hyang, kemudian turun menuju camp selanjutnya, jalan menuju camp selanjutnya, jalan turun dan peserta mengalami kendala, setelah perjalanan yang cukup lama akhirnya peserta sampai di camp 4 yaitu Danau Taman Hidup sekitar pukul 04.30 WIB,

Senin (12/02/2018) Pagi itu peserta bangun jam 05.30 WIB,  seperti biasa ada yang sholat terlebih dahulu lalu ada pula yang mengambil air, sembari mengambil air peserta mengambil dokumentasi di Danau Taman Hidup,  awalnya cuaca cerah tapi setelah ada peserta yang berteriak keras berselang beberapa saat kabut turun dan menutupi pemandangan yang ada disekitar Danau Taman Hidup,  setelah itu peserta memasak dan sarapan pagi, kemudian packing dan bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan untuk turun ke basecamp Bremi,  jalan licin dan turunan kadang curam, disitu peserta kerap jatuh bangun, seperti biasa pukul 12.00 WIB peserta istirahat dan makan siang, setelah itu melanjutkan perjalanan lagi, setelah lamanya perjalanan sekitar pukul 03.00 WIB peserta sampai di basecamp Bremi,  sembari menunggu bus peserta bersih-bersih badan dan sholat,  dan ketika pukul 03.45 WIB bus lewat tapi tidak berhenti, jadi akhirnya peserta mencari alternatif lain untuk pulang,  sekitar pukul 07.00 WIB peserta pulang menuju terminal menggunakan truk,  setelah sampai terminal peserta naik bus dan perjalanan berlangsung cukup lama.

Selasa (13/02/2018) Peserta masih berada dalam bus,  sekitar pukul 09.00 WIB sampai terminal semarang,  kemudian peserta berencana menggunakan BRT tapi pihak BRT tidak membolehkan penumpang menggunakan barang berat, akhirnya peserta mencari bus,  kemudian bus datang dan peserta naik, peserta sampai di terminal sukun dan setelah itu memesan GoCar dan perjalanan menuju Polines sampai pukul 11.00 WIB,  setelah itu peserta bersih-bersih dan istirahat,  kemudian ada yang memasak da nada pula dan mencuci perlengkapan mendaki, setelah selesai semua peserta pulang ke tempat masing-masing.

 

Penulis : Centil (W.17.565.WKA)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *