Category Archives: ARTIKEL

Tradisi Merapi 2014

TM

Tradisi Merapi merupakan acara tahunan dari Wahana Pecinta Lingkungan Hidup (WAPALHI) Politeknik Negeri Semarang dalam rangka Pelantikan ketua / Kepala Suku baru wapalhi. Merupakan sebuah tradisi yang selalu dinanti oleh simpatisan maupun pendaki gunung di pulau Jawa khususnya daerah Jateng-DIY.

Tahun 2014 ini, Tradisi Merapi akan dilaksanakan pada tanggal 3-4 Mei dengan peserta terbuka untuk umum. Berikut infonya :

TM

 

TRADISI MERAPI 2014
Wahana Pecinta Lingkungan Hidup (WAPALHI)
Politeknik Negeri Semarang

7 SUMMITS WANADRI

Tim pendaki 7 SUMMITS WANADRI berhasil mendaki tujuh puncak gunung tertinggi dunia

Tim pendaki Seven Summits Expedition wanadri yang di ketuai oleh Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto sebagai Ketua Dewan Penasihat Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia,berhasil mendaki tujuh puncak gunung tertinggi dunia. Tim yang terdiri dari enam pendaki yakni Ardeshir Yaftebbi, Iwan Irawan, Marthin Rimbawan, Fajri Al Luthfi, Nurhuda, serta Gina Afriani berhasil menaklukan tujuh puncak tertinggi dunia selama April hingga Mei 2012.

Dalam pendakiannya ke puncak Everest, tim Seven Summits Expedition dibagi menjadi dua tim. Tim pertama mendaki melalui jalur utara sedangkan tim lainnya mendaki melalui jalur selatan. Namun, dikarenakan kondisi cuaca yg cukup parah di jalur selatan, Maka kedua tidak berhasil mencapai puncak. sehingga, hanya tim satu lah  yg dapat mencapai puncak Everst.

 

Meskipun demikian , Wakil Presiden III Agung Podomoro Handaka Santosa selaku sponsor bangga atas keberhasilan yang diraih tim. “Ini terlaksana dengan hati yang penuh syukur dan keberhasilan anak bangsa. Ini bisa menjadi contoh untuk kita dapat mencintai alam, gunung yang ada,” kata Santosa saat menyambut kedatangan pendaki di Central Park, Jakarta.

“Agung Podomoro Land juga bangga atas keberhasilan tim pendaki yang berhasil mencapai target sehingga juga bisa menancapkan bendera Agung Podomoro Land atas prestasi menacapai puncak everst,” tambahnya. Pendakian yang memakan waktu 61 hari ini juga mendapat apresiasi dari Ketua 7 Summits Expedition, Endriartono Sutarto yang juga mantan Panglima TNI.

Sutarto menjelaskan, keberhasilan yang diraih pendaki dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia yang telah menaklukkan tujuh puncak dunia termasuk puncak Everst. “Kita berikan penghargaan kepada mereka yang kini telah kembali untuk memberikan kebanggaan kepada bangsa, dan supaya kita selalu berprestasi di dunia internasional,” tuturnya.

Kweceng yang berhasil sampai puncak Everst mengaku sangat bangga bisa menaklukan puncak gunung tertinggi didunia tersebut. Menurutnya, impiannya yang selama ini dibanggakan akhirnya bisa terwujud juga. Untuk itu, dia berharap kedepannya akan ada banyak pendaki Indonesia yang bisa menaklukan 7 puncak tertinggi di dunia seperti timnya.

“Saya bersyukur bisa menyelesaikan eskpedisi ini. Saya tak bermimpi menjadi 7sumitters, tetapi saya hanya bermimpi ingin mendaki Everest saja. Akhirnya, saya berhasil jadi 7 summiters. Saya merasa mimpi saya ini menjadi kenyataan. Semoga apa yang kita hasilkan ini menjadi perangsang untuk pendaki Indonesia yang lain untuk bisa menjadi 7sumiters juga,” pungkasnya.(RZK/JUM)

SABAR GORKY

sabar gorky penakluk elbrus

sabar gorky penakluk elbrus

SABAR GORKY: Satu Kaki Menjejak Puncak Dunia

Lahir : Solo, 9 September 1968

Istri : Lenie Indria
Anak : Novalia Eka (9)
Pendidikan :
– SD Gulon, Solo
– SMP Purnama 1, Solo
– SMA Wolter Monginsidi, Solo (tidak lulus)
Prestasi :
– Mencapai puncak gunung Kilimanjaro (5.895 mdpl), gunung tertinggi di Afrika,
  13 November 2011
– Mencapai puncak Gunung Elbrus (5.642 mdpl), gunung tertinggi di Eropa,
  17 Agustus 2011
– Peraih medali emas Kejuaraan Panjat Dinding Asia di Korea Selatan tahun
  2009
SABAR GORKY (43) berusaha bangkit. Dengan sisa-sisa tenaga, di tengah terpaan angin dingin beruhu minus 13 derajat celsius, dilangkahkan kedua tongkatnya bergantian meski tertatih. Bendera Merah Putih terikat di tongkat kirinya.
Baru berjalan empat langkah, Sabar kembali jatuh tersungkur. Padahal, puncak Elbrus sudah di depan mata. Sabar kembali bangkit, kali ini tujuh langkah terakhir berhasil mengantarkan pria berkaki satu ini menancapkan Sang Merah Putih di puncak berketinggian 5.642 meter itu, satu dari tujuh gunung tertinggi di dunia. Momen mengharukan ini bisa disaksikan di kanal internet Youtube dengan judul Sabar Gorky di puncak Elbrus.
    Prestasi Sabar yang tepat dilakukan pada 17 Agustus 2011 menjadi salah satu kado ulang tahun kemerdekaan RI tahun ini. Ia pun tercatat menjadi tuna daksa pertama yang mencapai Elbrus melalui jalur utara, jalur yang tiga kali lebih panjang dan lebih sulit dibanding jalur selatan.
    “Sebenarnya saya dan seorang teman berniat ikut kompetisi panjat tebing di Italia tahun 2010, tapi batal karena tidak ada biaya. Eh, malah ada yang kasih perhatian dan dukungan sehingga bisa mendaki Elbrus,” kata Sabar di sela-sela persiapannya membawa obor ASEAN Para Games di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (13/12).
     Tidak ada yang tidak bisa dilakukan jika kita mau bekerja keras mencapainya”. Begitulah moto hidup pria kelahiran Solo ini. Pria yang kehilangan kaki akibat terjatuh dari kereta api saat masih duduk di bangku SMA ini sempat terpuruk selama setahun pasca kecelakaan. Dorongan semangat dari teman dan keluarga membantunya bangkit. “Kalau kita mau berusaha, tidak ada kata tidak bisa,” kata Sabar.
Tujuh puncak dunia
     Elbrus menjadi langkah awalnya untuk mencapai Seven Summits, tujuh puncak gunung tertinggi di dunia. Tidak menunggu lama, dari puncak tertinggi di Eropa itu, ia lantas merambah Afrika. Kali ini puncak Kilimanjaro dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut dia jejaki tepat pada 13 November 2011 melalui rute Marangu atau “Coca-cola route”. Jika Elbrus di Rusia dicapainya dalam waktu lima hari, dia menyentuh Kilimanjaro, puncak tertinggi di Benua Afrika, dalam waktu empat hari.
     Asep Sumantri Tole h Tarwan dari Top Ranger and Mountain Pathfdiner (TRAMP), yang menjadi tim teknis Sabar saat ke Kilimanjaro, mengungkapkan, Sabar mendaki sangat cepat, dua kali lebih cepat daripada rekan setimnya yang punya dua kaki. Ia juga selalu ceria dan pantang menyerah. Sabar yang justru muncul sebagai motivator bagi rekan-rekan setimnya. “Orangnya selalu ceria,” kata Asep.
     Namun, langkah Sabar melambat, cenderung kesulitan, ketika turun dari puncak gunung. Ia pun kerap jadi sasaran canda rekan-rekannya. “Kami jadi meledek dia dalam arti bercanda, ‘Makanya jangan sombong kalau naik’,” kenang Asep.
     Sabar sampai dijuluki mafia oleh para pemandu Gunung Kilimanjaro yang dalam bahasa setempat berarti orang yang selalu ceria,easy going, dan selalu berpikiran positif.
     Di Rusia, Sabar mendapat tambahan nama Gorky dari salah seorang staf Kedutaan Besar RI (KBRI) untuk Rusia. Gorky berasal dari Maxim Gorky, nama panggilan pujangga Rusia, Alexey Maximovich Peshkov. MAxim Gorky berarti si empunya hidup pahit yang kemudian berkonotasi positif.
     Sukses Sabar mencapai puncak Elbrus disambut dengan pesta kecil di KBRI di Moskwa. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahkan menelpon Sabar, memberikan ucapan selamat.
     Sebelum bertolak ke Rusia, Sabar bertemu Presiden  Yudhoyono selain Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Ketua MPR Taufiq Kiemas, dan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Begitu pula saat ia sukses mencapai puncak Kilimanjaro, sebuah pesta kecil dengan hidangan kambing guling menyambut Sabar dan tim di KBRI di Nairobi, Kenya.
    Kini Sabar dipercaya membawa obor api ASEAN Para Games sambil “terbang” dari atap tribune menuju kaldron. Sabar, yang sejak tahun 1997 menekuni olahraga panjat tebing, mempersembahkan medali emas dari Kejuaraan Panjat Dinding Asia di Korea Selatan tahun 2009.
     “Saya senang dipercaya membawa obor ASEAN Para Games. Apalagi momen ini di kampung halaman sendiri,” kata anak dari pasangan Sopawiro dan Sariyem ini.
     Baru dua pekan pulang dari Kilimanjaro, awal Desember lalu Sabar sudah mendaki gunung lagi. Kali ini untuk memperingati Hari Penyandang Cacat Internasional di puncak Gunung Lawu dengan berbaju batik. Meski begitu, ia hanya tersenyum serba salah saat ditanya bagaimana perhatian pemerintah terhadap difabel, termasuk atlet difabel.
Gemar mendaki
     Kini, Sabar yang hobi naik sepeda, panjat dinding, dan arung jeram menekuni pekerjaan membersihkan kaca gedung-gedung bertingkat dengan high rope serta reparasi tas. Bukan pekerjaan yang mudah dan tentu saja penuh resiko.
     Agaknya, aktivitas berisiko tinggilah yang mampu memenuhi hasrat hidup Sabar. Gemar mendaki gunung sejak tahun 1986, Sabar sempat pesimistis ketika pertama kali hendak mencoba naik gunung kembali pasca kehilangan satu kaki.
     Gunung Lawu di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur berhasil didakinya, setelah dua kali mencoba. Setelah itu, dia mendaki Gunung Semeru di Jawa Timur yang baru pertama kali itu ia daki. tahun 1997, Sabar mencapai puncak Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat.
     Tahun depan, dengan dukungan tim yang mengatur persiapan fisik dan keuangan, Sabar sudah menyusun serangkaian agenda. ayah satu anak ini berencana, antara lain, mencapai Mera Peak, salah satu puncak di Pegunungan Himalaya, Gunung Aconcagua di Argentina, Puncak Cartenz di Papua, serta mengikuti triatlon di Gurun Sahara, Maroko.
     Tahun 2006, Sabar berniat mendaki Puncak Cartenz, tetapi gagal karena kendala dana. Padahal, saat itu ia telah berlatih fisik selama tujuh bulan.
     Meski berhasil menorehkan prestasi yang menjadi inspirasi bagi semua orang, Sabar tetap memilih sikap rendah hati. Ketika puncak-puncak tertinggi dunia didakinya, hanya satu yang tebersit di hatinya, kuasa Allah Yang Maha Tinggi.
     “Di situlah saya benar-benar terasa, manusia tidak ada apa-apanya dibandingkan kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata anak bungsu dari sembilan bersaudara ini.
Dikutip dari KOMPAS, JUMAT, 16 DESEMBER 2011

GENERASI PEDULI LINGKUNGAN

pamflet - Copy

BENTUK KEGIATAN

1. Talk Show

– Atlet 7 SUMMITS WANADRI

SABAR GORKY (Tuna Daksa Penakluk Elbrus)

2. Lomba Bersih Gunung dan Fotografi Gunung

dikemas dalam bentuk Pendakian Massal. Kategori Lomba terbagi atas 3 yaitu Gunung Sumbing, Lawu dan Merbabu.

 

WAKTU DAN LOKASI

1. Technical Meeting

Kamis, 17 April 2014 Pukul 18.00 WIB

2. Talk Show

Jum’at, 18 April 2014 Pukul 07.00 WIB

Ruang Serba Guna Polines

3. Lomba Bersih Gunung & Lomba Fotografi Gunung

Jum’at, 18 April 2014 Pukul 18.00 WIB

– Gunung Sumbing via Garung

– Gunung Lawu via Cemero Sewu – Cemoro Kandang

– Gunung Merbabu via Selo

 

FASILITAS

1. T-Shirt (100 pendaftar pertama/gunung)

2. Transportasi Polines – Lokasi Lomba PP

3. Tiket Masuk Kawasan Lomba

4. Makan Besar 2x

5. Base Camp

6. Snack

7. Sertifikat

8. Trofi ( Bagi Juara)

 

PENDAFTARAN

1. Pendaftaran dimulai 17 Maret – 17 April 2014 di Posko Damai Wapalhi PKM Lama Polines Jl. Prof. Soedarto SH Tembalang atau via Telepon.   FORMULIR PENDAFTARAN ONLINE

2. Uang pendaftaran sebesar Rp 100.000,00

3. Pembayaran dapat melalui rekening

  • Bank         : BNI Cabang Tembalang

No Rekening   : 0328689623

Atas Nama    : SONY KURNIAWAN

  • Bank      : BRI Unit Tembalang

No Rekening  : 7118 01 002840 53 5

Atas nama    : ROBINSON

4. Informasi Pendaftaran

 

 

PENDAFTARAN ONLINE PESERTA “GENERASI PEDULI LINGKUNGAN”