previous arrow
next arrow
Slider

Alat – Alat Rock Climbing / Panjat Tebing Beserta Jenis dan Fungsinya

Alat Alat apa saja yang dibutuhkan untukk olagraga Panjat Tebing (Rock Climbing)?

Sebelum mengenal alat alat Panjat Tebing sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu Panjat Tebing?

Panjat Tebing atau yang sering disebut Rock climbing adalah teknik pemanjatan tebing batu yang memanfaatkan cacat batu tebing (celah atau benjolan) yang dapat dijadikan pijakan atau pegangan untuk menambah ketinggian dan merupakan salah satu cara untuk mencapai puncak.

Pada Olahraga ini tentunya dibutuhka alat alat yang bisa menunjang kegiatan ini dan tentunya agar aman saat melakukannya.

 

Alat-Alat yang digunakan yaitu:

1. Tali Caramentel, sebagai pengaman apabila jatuh. yang telah diuji oleh UIAA, suatu badan yang menguji kekuatan peralatan-peralatan pendakian.

 

 

 

 

 

 

suatu badan yang menguji kekuatan peralatan-peralatan pendakian. Panjang tali dalam pendakian dianjurkan sekitar 50 meter, yang memungkinkan leader dan belayer masih dapat berkomunikasi. Umumnya diameter tali yang dipakai adalah Ada dua macam tali pendakian yaitu :

 

  • Static Rope, tali pendakian yang kelenturannya mencapai 2-5 % fari berat maksimum yang diberikan. Sifatnya kaku, umumnya berwarna putih atau hijau. Tali static digunakan untuk rappelling.
  • Dynamic Rope, tali pendakian yang kelenturannya mencapai 5-15 % dari berat maksimum yang diberikan. Sifatnya lentur dan fleksibel. Biasanya berwarna mencolok.

2. Carabiner Adalah sebuah cincin yang berbentuk oval atau huruf D, dan mempunyai gate yang berfungsi seperti peniti

  • Carabiner Screw Gate (menggunakan kunci pengaman).
  • Carabiner Non Screw Gate (tanpa kunci pengaman).

 

 

 

 

 

3. Webbing, biasanya dibuat dari tabular webbing Sebagai penghubung, Membuat natural point, dengan memanfaatkan pohon atau lubang di tebing, dll

 

 

 

 

 

4. Figure of eight Fungsinya sebagai pembantu menahan gesekan, sehingga dapat membantu pengereman. Biasa digunakan untuk membelay atau rappelling.

 

 

 

 

 

 

 

5. Harnest / Tali Tubuh, Alat pengaman yang dapat menahan atau mengikat badan.

Ada dua jenis harnest :

  • Seat Harnest, menahan berat badan di pinggang dan paha.
  • Body Harnest, menahan berat badan di dada, pinggang, punggung, dan paha. Harnes ada yang dibuat dengan webbing atau tali, dan ada yang sudah langsung dirakit oleh pabrik

 

 

 

 

 

 

 

 

6. Piton adalah paku tebing yang terdiri dua jenis, yaitu angel dan blade. Piton angel berbentuk pipih dan digunakan untuk celah sempit. Sementara, piton blade digunakan untuk celah batu yang lebih besar.

 

 

 

 

 

 

7. Hammer, untuk menghantam dan melepas paku piton kedalam tebing batu.

 

 

 

 

 

 

 

8. Chock and Friend, sebagai alat pengaman yang diselipkan di celah batu

 

 

 

 

 

 

 

9. Cam atau Friends

Spring Loaded Camming Device (SLCD) atau biasa disebut cam atau friends adalah peralatan proteksi pemanjatanyang diciptakan oleh Ray Jardine seorang aerospace engineer. Jika ditarik, ujungnya akan mengecil sehingga mudah dimasukkan ke celah tebing. Jika dilepas ujungnya akan mengembang memenuhi celah tebing. Cam tersedia dalam beberapa ukuran disesuaikan dengan lebar celah tebing.

 

 

 

 

 

 

  1. Chalk Bag, wadah untuk magnesium berguna untuk mengeringkan atau menghapus keringat dari jari pemanjat.

 

 

 

 

 

 

 

11. Quickdraw atau Runner Adalah pasangan webbing atau sling dengan dua buah carabiner jenis snapring, dipakai sebagai alat proteksi di tebing

 

 

 

 

 

 

 

12. Hanger, Berbentuk pipih kupingan yang di pasang pada tebing yang sudah di bor yang berfungsi sebagai anchor untuk pengaman pada waktu pemanjatan.

 

 

 

 

 

 

13. Hand Drill, Alat yang digunakan untuk melubangi dinding tebing untuk memasang pengaman tetap pada jalur pemanjatan (Hanger).

 

 

 

 

 

 

14. Sky Hook / Fifi Hook, Merupakan perangkat Rock Climbing yang digunakan untuk istirahat sementara saat melakukan Pemanjatan.

 

 

 

 

 

 

 

 

15. Belay Device, Alat belay dari sudut pandang kepraktisan dalam menghentikan jatuhnya pemanjat.

 

 

 

 

 

 

 

16. Sepatu, Sepatu tersebut harus mampu memberikan pijakan yang menggigit, dan cukup lentur untuk bermanuver ketika memanjat tebing.

 

 

 

 

 

 

Ada dua jenis sepatu yang digunakan dalam pemanjatan :

  • Sepatu yang lentur dan fleksibel. Bagian bawah terbuat dari karet yang kuat. Kelenturannya menolong untuk pijakan
  • pijakan di celah-cleah üSepatu yang tidak lentur/kaku pada bagian bawahnya. Misalnya combat boot. Cocok digunakan pada tebing yang banyak tonjolannya atau tangga-tangga kecil. Gaya tumpuan dapat tertahan oleh bagian depan

Nah itulah alat – alat Panjat Tebing, yang utama dalam Panjat Tebing yaitu keamanan dan keselamatan. Lihat keadaan tebing terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *